SEC Amerika Larang Telegram Distribusikan TON
SEC Amerika melarang Telegram mendistribukan token TON (Telegram Open Network), sebagaimana diberitakan oleh CoinDesk. Akibatnya, Telegram terpaksa menunda peluncuran proyek blockchain mereka hingga 30 April 2020.
Sebelumnya, SEC menjadwalkan dengar pendapat dengan pihak Telegram pada 24 Oktober 2019, namun kemudian ditunda pada 18-19 Februari 2020. Telegram sendiri tidak sependapat dengan SEC yang menyebut TON sebagai sekuritas. Mereka juga kecewa dengan lambatnya keputusan dari SEC, yang berdampak pada penundaan peluncuran TON yang dijadwalkan bulan ini.
Artikel Terkait
Berita
IBM Perkenalkan Blockchain World Wire
3 September 2018
idKoin Admin
IBM memperkenalkan Blockchain World Wire, teknologi yang bisa menangani pembayaran lintas batas hampir real-time. Sistem besutan IBM ini...
Berita
DX Exchange Tawarkan Tokenized Stock Trading Beregulasi Uni Eropa
3 Januari 2019
idKoin Admin
Platform trading digital DX Exchange akan menawarkan tokenized stock trading dalam blockchain Ethereum mulai minggu depan, seperti yang...